BUNTIL

Buntil (Jawaꦧꦸꦤ꧀ꦛꦶꦭ꧀translit. Bunṭil) adalah makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, makanan ini berupa “parutan daging kelapa yang dicampur dengan teri dan bumbu-bumbu, dibungkus daun pepaya, kemudian direbus dalam santan.[1][2] Makanan ini biasa dijajakan di pasarmaupun pedagang kaki lima sebagai lauk untuk nasi. Buntil dideskripsikan sebagai “parutan kelapa dengan ikan teri yang dibungkus daun pepaya”.[3] Buntil sebenarnya adalah semacam bothok yang dibungkus dengan daun muda singkong dan diberi sedikit cairan kuah pedas yang terbuat dari santan. Isinya adalah parutan kelapa yang diberi bumbu. Daun pembungkus lain yang sering digunakan adalah daun talas atau daun sente. Berbeda dengan bothok, daun pembungkus pada buntil juga dapat turut dikonsumsi. Di daerah Laut Tengah (terutama dari Yunani dan Turki), dikenal pula makanan semacam buntil dengan pembungkus daun anggur muda dan diisi dengan nasi. (Source : Wikipedia). Nama “buntil” berasal dari kata dalam bahasa Jawa “mbuntil” yang berarti membungkus atau membalut. sayur buntil dinamakan demikian karena bahan utamanya yaitu daun yang dibalut dengan adonan kelapa dan rempah-rempah sebelum diolah menjadi hidangan yang lezat.

 

Bahan-bahan:

  1. 1 buah kelapa muda parut
  2. Teri rebus
  3. Petai cina
  4. 6 siung bawang merah
  5. 5 siung bawang putih
  6. 7 buah cabai merah keriting
  7. 8 buah cabai rawit
  8. Daun talas secukupnya
  9. Garam
  10. Gula
  11. Penyedap

Cara membuat:

  1. Rendam teri dengan air panas terlebih dahulu (opsional)
  2. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih
  3.  Siapkan wadah yang agak besar, campurkan kelapa parut dan bumbu halus, beri garam, gula, penyedap, aduk hingga merata
  4. Koreksi rasa kalau sudah
  5. Masukan teri dan pete cinanya, aduk sampai merata
  6. Bungkus menggunakan daun keladi dan ikat menggunakan tali dari bambu, bisa menggunakan benang
  7. Siapkan kukusan
  8. Kukus botok kurang lebih 20 menit sampai matang
  9.  Setalah 20 menit botok bisa di angkat dan disajikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *