RAWON

Rawon (Aksara Jawa:ꦫꦮꦺꦴꦤ꧀) adalah masakan Indonesia berasal dari Ponorogo yang berupa sup daging berkuah hitam dengan campuran bumbu khas yang menggunakan kluwek. Rawon, Menyebar keluar Ponorogo karena Ponorogo memiliki peran Penting dari masa ke masa, hingga dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (daerah Arekan), masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).[1] Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge berekor pendek, telur asindaun bawangkerupuk udang, daging sapi goreng (empal), dan sambal. Beberapa pelengkap lain yang juga dapat dihidangkan bersama rawon adalah olahan jeroan dan di daerah Pasuruan rawon juga lazim dikonsumsi dengan mendol (perkedel tempe) dan disajikan di atas daun pisang. Kunci lezat rawon juga berada pada olahan kuahnya yang berasal dari kaldu daging yang digunakan, baik dari lemak daging, tulang muda, maupun kulit. (Source : Wikipedia). Ada yang berpendapat bahwa nama “Rawon” berasal dari kata “arah” yang dalam bahasa Jawa berarti pewarna alam yang terbuat dari bahan tanaman, yang digunakan dalam proses pembuatan kuah Rawon untuk memberikan warna hitam kecoklatan yang khas pada kuahnya. Penampakan sup daging ini khas dengan kuah kaya rempah-rempah dan bahan-bahan khas seperti kluwek, serai, dan daun jeruk. Keluwak sebagai beberapa kali disebut dalam Serat Centhini yaitu salah satu naskah sastra Jawa yang yang ditulis pada tahun 1735 Jawa dengan sengkalan atau angka tahun berbunyi tata guna swareng nata “tahun 1811 Masehi” (Ayuningsih, 2017).

 

Bahan-bahan:

  1. 1/2 kg daging sapi (bagian sengkel)
  2. 5 butir kluwek
  3. 10 siung bawang putih
  4. 10 siung bawang merah
  5. 3 buah cabai merah keriting
  6. 4 butir kemiri
  7. 1 ruas kecil kencur
  8. 1 ruas kecil jahe
  9. 1 ruas kecil kunyit
  10. 1 ibu jari lengkuas geprek
  11. 3 lembar daun jeruk
  12. 1/2 sendok teh merica
  13. 1/2 sendok makan ketumbar
  14. 1 sendok teh jinten
  15. 3 batang serai geprek

 

Pelengkap:

  1. Tauge berekor pendek
  2. Bawang goreng
  3. Telur asin
  4. Sambal


Cara
membuat:

  1. Potong-potong daging
  2. Didihkan air, rebus potongan daging sampai empuk, lalu tiriskan, sisihkan air bekas rebusan dagingnya
  3. Kupas kluwek ambil isinya, rendam menggunakan air panas
  4. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai, kemiri, kencur, jahe, kunyit, merica, ketumbar, jinten, dan kluwek
  5. Panaskan jawan beri minyak sedikit
  6. Tumis bumbu halus, dan masukan lengkuas, serai, daun jeruk
  7. Tumis hingga harum
  8. Masukan daging aduk-aduk sebentar
  9. Masukan kembali daging ke air bekas rebusan yang tadi
  10. Biarkan sampai daging berubah warna menjadi lebih gelap
  11. Beri garam, gula, dan penyedap
  12. Aduk-aduk, dan koreksi rasa
  13. Angkat dan sajikan dengan bahan pelengkap

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *