SAMBAL TUMPANG

Tumpang berasal dari kata temumpang. Artinya adalah berada di atas. Sambal tumpang adalah simbol harapan agar kehidupan kedua mempelai di masa depan berada di posisi di atas. Tidak di posisi bawah. Posisi di atas dapat bermakna kesuksesan, kesejahteraan, dan hal-hal baik dalam kehidupan. Dahulu, sambal tumpang menjadi bagian penting dari upacara siraman calon mempelai perempuan. Upacara siraman dilakukan menjelang acara pernikahan. Sambal tumpang menjadi salah satu hidangan pada upacara siraman ini. Sambal tumpang menjadi simbol harapan agar berkah Allah temumpang (tertumpang) bagi kedua mempelai.Sambal tumpang adalah masakan yang dibuat dari bahan dasar tempe yang dibusukkan (tempe bosok) dan dicampur aneka bumbu. Penggunaan tempe yang dibusukkan ini menciptakan aroma khas yang tajam. (Source : Buku “Belajar Dari Makanan Tradisional Jawa” Kemendikbud). Bumbu yang digunakan untuk memasak sambal tumpang, antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, kencur, daun salam, daun jeruk purut, garam, dan gula. Untuk kuahnya digunakan santan. Sambal tumpang yang dimasak hari ini akan memiliki rasa lebih mantap jika dimakan esok hari. Biasanya sambal tumpang disajikan dengan nasi yang di atasnya diberi aneka sayur rebus, seperti kenikir, bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, bunga turi, dan tauge. Kemudian, sambal tumpang disiramkan di atas sayuran ini. Sebagai pelengkap hidangan biasanya nasi sambal tumpang diberi peyek kacang atau peyek teri(Achroni, 2017).

 

Bahan-bahan:

  1. 3 buah papan tempe semangit ukuran sedang
  2. 6 siung bawang merah
  3. 5 siung bawang putih
  4. 7 buah cabe merah keriting 
  5. 10 buah cabai rawit
  6. 2 butir kemiri sangrai
  7. 1 ruas lengkuas geprek
  8. 1 1/2 ruas kencur
  9. 2 lembar daun jeruk
  10. 1 lembar daun salam
  11. santan instan 65 ml
  12. 1/2 bulat gula merah

 

Cara membuat:

  1. Potong-potong tempe menjadi dadu
  2. Rebus tempe bersama cabai, bawang, dan kencur
  3. Tunggu sampai empuk, lalu tiriskan (sisihkan air bekas rebusannya)
  4. Haluskan tempe lalu sisihkan dulu
  5. Setelah itu haluskan juga bumbu yang tadi direbus dan kemiri
  6. Panaskan wajan dengan sedikit minyak
  7. Tumis bumbu, masukan lengkuas yang sudah digeprek beserta daun salam dan daun jeruk, dan masukan juga cabai rawit utuh
  8. Masukan tempe dan air bekas rebusannya tadi
  9. Masukan gula merah dan santan
  10. Beri garam, penyedap, dan sedikit gula pasir, aduk-aduk sampai semua tercampur
  11. Koreksi rasa
  12. Angkat dan sajikan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *