URAP SAYUR

Urap (kadang dieja urab atau disebut jamak urap-urap) (Jawaꦈꦫꦥ꧀) adalah hidangan selada berupa sayuran yang dimasak (direbus) yang dicampur kelapa parut yang dibumbui sebagai pemberi cita rasa.[1] Urap lazim ditemukan dalam masakan Indonesia, akan tetapi jika ditelusuri, urap berasal dari khazanah masakan Jawa. Urap sama sekali tidak mengandung daging, dan dapat dimakan begitu saja sebagai makanan vegetarian[2] atau sebagai sayuran teman nasi sebagai bagian dari hidangan lengkap. Urap biasanya merupakan syarat atau hidangan penting sebagi sayur pengiring dan pelengkap tumpeng Jawa. Urap juga lazim disajikan bersama nasi kuning. (Source : Wikipedia). . Urap juga disebut dengan “kulupan”.
Urap merupakan simbol dalam bentuk rasa syukur karena sang kuasa telah
memberikan kehidupan didunia dengan nikmat pangann dan sesama mahluk ciptaanya harus saling menjaga. Urap yang artinya urip atau hidup atau kehidupan maka manusia dalam hidupnya juga harus menjaga alam yang ada sehingga senantiasa akan diberikan berupa keberkahan berupa rezeki, terlindungi dan sebagainya yang termuat dalam sayuran yang ada (Mukaromah & Imamah, 2021). Kulupan (urap-urap) memiliki rasa segar. Kesegaran bermakna mengandung doa agar pemilik hajat segar bugar seperti daun-daun yang dijadikan kulupan tersebut (Mulyaningtyas & Arinugroho, 2017). Urap biasanya merupakan syarat atau hidangan penting sebagi sayur pengiring dan pelengkap tumpeng Jawa. Urap juga lazim disajikan bersama nasi kuning. Urap Sayur urap yang juga menjadi pelengkap tumpeng memiliki makna bahwa semua orang harus mampu menafkahi keluarganya (Dyah Novarel et al., 2021).

 

Bahan-bahan:

  1. 1/4 tauge
  2. 1 buah timun
  3. 1 ikat sawi pait
  4. 1 ikat kacang panjang
  5. Daun pepaya
  6. 1 ikat bayam
  7. 1 ikat daun kenikir
  8. Daun kemangi

 

Bumbu:

  1. 1 buah kelapa parut setengah tua
  2. kencur 2 ruas jari
  3. 6 cabai merah keriting
  4. 5 cabai rawit merah
  5. cabai rawit hijau sesuai selera
  6. 7 siung bawang putih
  7. 7 siung bawang merah
  8. 2 lempeng gula merah
  9. 1 buah trasi ukuran kecil
  10. 2 ruas jari asam jawa
  11. Garam
  12. Gula pasir

 

Cara membuat:

  1. Panaskan air secukupnya
  2. Potong-potong sayuran
  3. Rebus semua sayuran kecuali timun
  4. Larutkan asam jawa dengan sedikit air
  5. Haluskan bumbu (cabai, bawang merah, bawang putih, terasi, kencur
  6. Panaskan wajan, beri minyak makan sedikit, masukan bumbu yang sudah dihaluskan, aduk-aduk sebentar
  7. Masukan kelapa parutnya aduk-aduk hingga merata
  8. Masukan juga gula merah yang sudah diiris-iris
  9. Aduk-aduk masukan gula pasir dan garam
  10. Biarkan sampai tanah agar unti kelapa tidak mudah basi
  11. Koreksi rasa, kalau sudah pas, patikan api kompor
  12. Siapkan wadah campurkan sayuran dan uti kelapa
  13. Urap siap dihidangkan

 

Tips:

  1. Campurkan unti kelapa dan sayuran sebelum disajikan saja (jangan langsung semua dicampur), supaya lebih segar dan mencegah cepat basi
  2. Sayuran bisa divariasikan sesuai selera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *